Si “Boy” dari Arab Saudi

120 kali dibaca

Ini bukan tentang pria tampan nan kaya yang digandrungi banyak perempuan bernama Boy seperti dalam film Catatan Si Boy. Juga bukan tentang seorang tetangga yang kita panggil “Boy” karena mungkin namanya Boimin. Tapi tentang tren tatanan rambut perempuan Arab Saudi! Kok bisa? Inilah faktanya.

Rasanya, sepanjang sejarahnya, baru kali ini tren mode rambut perempuan Arab Saudi menjadi sorotan dan perbincangan media-media di dunia. Sebab, sejak merdeka dari Kesultanan Turki dan menjadi negara sendiri pada 1932, Kerajaan Arab Saudi mewajibkan secara ketat semua perempuan mengenakan abaya, pakaian longgar yang menutup seluruh tubuh. Dus, tak pernah ada yang membincangkan rambut perempuan Arab Saudi karena selamanya tertutup rapat. Tak pernah terlihat oleh mata pria bukan muhrim.

Advertisements

Ketika belum lama ini aturan yang mewajibkan perempuan menyembunyikan rambutnya di depan publik tersebut akhirnya dicabut, wanita Arab memiliki kebebasan untuk “unjuk mahkota”: “memamerkan” rambutnya di mana saja, kapan saja, kepada siapa saja.

Baca juga:   Menakar Efektivitas PJJ di Pesantren

Di tanah Arab Saudi sana, kini kita bisa mendapati pemandangan baru: banyak perempuan, yang tua, yang muda, atau anak-anak berlalu lalang di pusat-pusat keramaian dengan wajah terbuka dan rambut tergerai karena tak lagi mengenakan hijab atau jilbab. Hal yang sebelumnya dianggap tabu dan melanggar syariat.

Dan untuk merayakan kebebasannya itu, para perempuan Arab mulai menata ulang model rambutnya. Dan salah satu yang paling digandrungi adalah model si “boy” itu. Model rambut perempuan yang dipotong pendek seleher. Entah kenapa disebut model “boy”. Mungkin karena modelnya seperti rambut pria, alias boy. Sejatinya, model rambut “boy” pernah dipopularkan oleh Demi Moore melalui film Ghost yang dirilis tahun 1990. Saat itu, tatanan rambut Demi Moore ini disebut model bob.

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Baca juga:   Pesantren dan Gerak Kebangsaan

Tinggalkan Balasan