Santri Kendal Belajar Aeromodeling

107 kali dibaca

Di sela kesibukan belajar dan mengaji, para santri di Pondok Pesantren Al Ma’Wa Kendal, Jawa Tengah, diberi pelatihan pembuatan pesawat aeromodeling. Program pelatihan ini sekaligus dimaksudkan untuk mendukung kemandirian pembiayaan pendidikan di pesantren.

Program pelatihan pembuatan pesawat aeromodeling bagi santri Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Al Ma’Wa yang terletak di Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal ini sudah berlangsung sekitar sebulan. Namun, agar tidak mengganggu waktu belajar dan mengaji santri, pelatihan hanya diberikan sekali dalam sepekan atau tiap Jumat saat hari libur.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al Ma’Wa, Ahmad Munawar, seperti dikutip tribunjateng, program pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan khusus kepada santri. Keterampilan tersebut akan menjadi bekal bagi santri untuk produktif dan mandiri secara ekonomi.

Saat ini, ada sekitar 360 santri dari kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) yang mengambil kelas ekstrakurikuler pelatihan pembuatan pesawat aeromodeling. Rencananya, setelah para santri mengikuti program pelatihan ini, oleh pihak pesantren pembuatan pesawat aeromodeling akan dijadikan industri rumahan (home industry).

Dengan adanya home industry itu, diharapkan bisa membantu kemandirian financial pondok pesantren. “Saya punya rencana ke depan pesantren ini bisa berjalan secara mandiri. Tidak tergantung pada siapa pun. Mudah-mudahan santri bisa menggali ilmu, terutama itu. Soal hasil bagi saya hasil nomor dua, yang penting bisa dulu nanti yang lain berjalan,” kata Ahmad Munawar.

Tidak tanggung-tanggung, untuk mendukung program pelatihan ini, pihak pondok juga telah mendatangkan guru atau pelatih dari luar yang memang berkompeten di bidang pembuatan pesawat aeromodeling.

Pada tahap awal, pelatihan kelas aeromodeling meliputi pengenalan komponen dan proses perakitan. Selanjutnya, setelah sebulan mengikuti pelatihan, santri diskenariokan sudah bisa membentuk badan pesawat yang sudah siap untuk dilakukan uji terbang. Menurut Ahmad Munawar, potensi ekonomi home industry pesawat aeromodelling ini cukup besar, sehingga bisa menggerakkan perekonomian pesantren.

Tinggalkan Balasan