NUJUM UNTUK OPHELIA

Di tubuhnya mengalir sebuah air
Keringat yang dicipta dari kekuatannya sendiri
Dari kesakitan-kesakitan yang dialaminya
Tapi Lee Hyun Woo masih bisa bertahan
Meski serumpun warna merah
Menghiasi bagian betisnya

Madura, 2021.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

TUALANG PENYAIR

Setiba di Friedrichstrasse
Ia pergi mencari sisa-sisa percakapan
Yang timbul dari gurun petualangan
Ia percaya bahwa sesuatu yang diciptakan akan mati
Pecah berkeping-keping

Di lain waktu, ia beranjak lagi
Dibawanya sebuah kisah tentang percakapan-percakapan
Kubur penyesalan yang kemarin habis ditelaah tangis
Atau kesedihan yang piawai dimakan epitaf kisah

Baca Juga:   SULUK SANTRI

Dan seterusnya, dan seterusnya

Sampai akhirnya ia sampai ke legam masa lalu
Dengan napas yang ringkih
Dengan nada yang letih

Madura, 2021.

HIMNE GERHANA

Pada zaman yang keberapa himne ini muncul sebagai perdebatan
Pada kisah yang menandai percakapan ini pecah di ujung bibir
Atau di altar cerita ini, ada yang menjelma jadi autodidak
Tafsir menafsir bahwa jika gerhana bulan tiba
Benda-benda harus dibangunkan

Sebagian orang mengatakan lagi
Bahwa kabar datang dari nenek moyang kita
Bahwa setiap gerhana, tumbuh-tumbuhan perlu disentuhi gula
Agar buahnya lengket dengan kemanis-manisan
Agar tubuhnya menyimpan buah kerinduan
Yang masih lelap barangkali

Baca Juga:   SEKUNCUP KAMBOJA DI UJUNG SENJA

Ia musti dibangunkan meritualkan himne ini
Sebagai upacara arwah leluhur

Madura, 2021.

Tinggalkan Balasan