Merayakan Hari Kartini di Pesantren

450 kali dibaca

Perayaan hari kartini selalu disambut dengan antusias oleh kalangan remaja utamanya yang masih berusia sekolah. Perayaan ini selalu dimeriahkan dengan cara memakai pakaian tradisional berupa kebaya untuk siswa perempuan dan yang laki-laki mengikuti menggunakan pakaian batik. Hari kartini diperingati setiap tanggal 21 April untuk mengenang pahlawan yang telah mengangkat derajat kaum hawa, yaitu R.A Kartini.

Dulu, saat saya masih menjadi seorang santri, saya pikir perayaan Hari Kartini tidak akan dilaksanakan di pesantren. Namun, nyatanya perayaan Hari Kartini di pesantren tidak kalah meriah dengan acara yang dilaksanakan di sekolah. Saya masih ingat saat Hari Kartini bertepatan dengan bulan Ramadan, seperti saat ini. Ketika itu di pesantren tempat saya tinggal diadakan perayaan Hari Kartini.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Di tanggal 21 April, setelah salat Subuh berjamaah dan mengaji selesai, para santri memulai melaksanakan khatmil qur’an. Santri bergantian membaca dan menyimak bacaan. Kegiatan ini selesai saat waktu salat Dzuhur masuk. Setelah selesai salat berjamaah, semua santri mengikuti doa bersama khatmil qur’an.

Untuk merayakan Hari Kartini, pesantren mengadakan lomba membuat takjil untuk santri putri, jadi setelah selesai jamaah dzuhur, santri-santri secara berkelompok menyiapkan bahan yang akan digunakan untuk membuat takjil. Satu kelompok beranggotakan 5 orang. Jadi lomba ini adalah lomba antarkamar, dan setiap kamar harus mengirimkan perwakilan 5 orang untuk mengikuti lomba. Lomba dimulai pada pukul 2 siang dan selesai pada pukul 5 sore. Setelahnya santri menyiapkan untuk berbuka puasa. Penilaian akan dilakukan setelah jamaah salat magrib.

Beragam kreasi makanan yang dibuat oleh santri putri, saat itu kelompok saya membuat gorengan yang cocok untuk takjil yaitu risoles. Membuatnya menurut saya butuh waktu yang cukup lama tapi prosesnya sangat mudah. Untuk bahan memasak, santri dianjurkan untuk membeli di koperasi pesantren. alat memasak disediakan oleh pesantren. setidaknya ada 10 kelompok memasak yang akan diambil 3 juara pada saat itu.

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan