Kenapa Pijar Literasi dunisantri Redup

432 kali dibaca

Saya rasa semua sepakat, bahwa situasi akhir-akhir ini di media online (keislaman) duniasantri.co terasa sepi. Intensitas geliat literasi di platform berkonsep citizen journalism ini mengalami penurunan. Kita yang para kontributor veteran mesti telah paham dan merasakan disparitas kondisi yang ada ini.

Dulu, dua artikel, bahkan bisa lebih, hampir tak pernah terlewat di-publish setiap hari. Namun coba lihat sekarang, saat artikel ini mulai ditulis pada Jumat (4/8/23), laman duniasantri.co tidak mengalami kebaruan unggahan artikel. Sebelumnya, di tanggal (3/8) dan (2/8) memang dirilis artikel baru. Akan tetapi, itu pun hanya tajuk Teras. Bagaimana kalau kala itu tidak ada pemberitaan terbaru tentang santri dan pondok? Mungkin saja, pimpinan redaksi, Mukhlisin, bakal unpublish (lagi).

Advertisements

Tentu, meninggalkan tanda tanya akan apa yang menjadi musababnya. Apakah karena ada hal teknis mempengaruhi minat kontributor untuk submit? Atau, karena hal ihwal lainnya? Pasalnya kalau tidak ada faktor yang memengaruhi, lini masa duniasantri.co pasti tengah ramai dengan diskursus dan wacana (keilmuan). Sebab, kontributor dunia santri tergolong banyak dan beragam. Menilik kolom warga duniasantri per Jumat (4/8), jumlahnya afirmatif mencapai 1.622 warga.

Menjawab pertanyaan di atas tidaklah mudah. Apalagi, proses pengumpulan data —lalu menyimpulkannya— hanya bisa secara virtual, yang tentu saja memiliki keterbatasan. Informasi yang didapat jadi kurang holistik dan komprehensif. Di sini, instrumen metodologi yang saya lakukan besumber olahan observasi, mengamati tindak tanduk di grup jejaring duniasantri. Hemat saya, semua ungkapan itu bukan keremeh-temehan yang nonimplikasi, justru mampu mempersuasi tindakan liyan. Hal ini terbukti dari pengamalan teman saya, yang mana juga warga duniasantri, ia mengajukan pertanyaan kepada saya, kemudian timbul skeptis.

Dari hasil analisis, saya menangkap terdapat beberapa poin yang mendistraksi minat kontributor. Pertama, website sering error. Saya menyadari bahwa segala gangguan yang terjadi di luar kuasa pengurus JDS, khususnya divisi IT. Suatu website bermasalah atau normal, berada di kendali penyedia webhosting itu sendiri. Ketika penyedia memberi kualitas pelayanan webhosting yang baik, maka berjalan normal. Di sisi lain, server website down juga bisa disebabkan serangan hacker.

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

One Reply to “Kenapa Pijar Literasi dunisantri Redup”

Tinggalkan Balasan