Mahabah Kopi

Saya termasuk di antara sekian orang yang menyukai kopi. Tiap hari saya selalu menyempatkan minum kopi. Kopi sudah menjadi bagian dari teman setia. Ia selalu hadir tatkala alfakir dalam kondisi apa pun dan kappa pun. Karena itu, kalau saya ditanya, kira-kira siapa teman paling setia yang selalu menemani baik dalam keadaan suka maupun lara, maka segeralah saya akan menjawabnya: “kopi.”

Kopi bukan menjadi candu, meskipun meminumnya menimbulkan rasa rindu. Tidak seperti sabu-sabu yang apabila dalam sehari-hari tidak mengisapnya akan ketagihan. Tidak seperti itu. Pemahaman teman setia dalam konteks yang demikian ini bukan seperti orang yang candu terhadap kopi karena keseringan meminumnya. Akan tetapi, karena di dalam secangkir kopi itu ada mahabah (cinta) yang tak jarang dijangkau kebanyakan orang.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Sedikit orang mungkin yang sampai memikirkan seperti itu. Kebanyakan orang pergi ke warung kopi untuk sekadar ingin menyeduh kopi tanpa mereka mengetahui ada apa di dalam secangkir kopi. Mereka belum sempat memikirkan bahwa dalam secangkir kopi itu ada energi Ilahiah dan magis (mahabbah). Orang yang hadir ke tempat kopi, sebut misalnya kafe, bufiyah (warung kopi), atau di mana saja yang pada saat bersamaan sedang menikmati kopi, adalah sebagai manifestasi dari rasa syukur atas nikmat yang luar biasa Allah berikan untuk kita.

Baca Juga:   “Dahsyatullah”, Artikulasi Islami di Tengah Kepengapan Arabisasi

Di warung itu mereka menemukan banyak sekali inspirasi-inspirasi terbaru, yang dengan inspirasi itu mereka bisa memikirkan kekuasaan Allah. Ketika seseorang mengerti dan memahami filosofinya, pasti mereka bakal memanfaatkan kesempatan berharga itu dengan cara bertukar ide dan gagasan, sehingga dengan cara seperti itu mereka akan semakin dekat dengan Tuhannya. Banyak cara sebenarnya untuk menjemput kebahagiaan yang Allah persiapkan. Tinggal bagaimana mereka menyusun cara untuk mengambilnya. Oleh karena itu, bagi pecinta kopi, dengan cara seperti itulah dia bisa merasakan keindahan itu hadir dalam dirinya.

Tinggalkan Balasan