Berkah Membalik Sandal Kiai

Dalam dunia pondok pesantren, fenomena ngalap barokah dari kiai bukan sesuatau hal yang aneh lagi. Karena, para santri selalu mengaharapkan berkah dan rida seorang kiai atau guru. Ketika kiai atau guru itu meridai muridnya, maka kelak murid itu akan menjadi orang alim dan sukses hidupnya.

Bentuk-bentuk ngalap barokah dari kiai atau guru pun beraneka macam. Ada yang dengan mencium telapak tangan kiai bolak-balik. Ada juga yang membalikkan atau memperbaiki posisi sandal kiai. Atau mencucikan sepeda motor atau mobil kiai, meminum minuman sisa kiai atau mengisap puntung rokok bekas kiai. Bila kiai atau guru sudah sepuh, para santri akan menggandeng atau menuntnnya. Semua itu merupakan bentuk ikhtiar para santri terhadap kiai agar memperoleh berkah.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Berkah atau barokah sebenarnya memiliki makna nikmat atau langgengnya kebaikan. Kadang juga ditafsirkan sebagai bertambahnya kebaikan dalam hidup atau ziyadatul khoir wa ba’dal khoir. Dalam istilah Arabnya, yaitu mubarak atau tabaruk. Maka istilah tabarukan di lingkungan pesantren sudah tidak asing lagi. Tapi keberkahan dapat dicari di majlis-majlis ilmu tidak harus di pesantren.

Pada kesempatan kali ini kita akan mengulas tentang salah satu bentuk ngalap barokah seperti yang sudah di jelaskan di atas, yaitu soal membalikkan atau memperbaiki posisi sandal guru. Mungkin membalikkan sandal guru oleh sebagaian orang dianggap hal yang sepele, namun siapa sangka bahwa perbuatan semacam ini akan mendatangkan keberkahan dalam hidup.

Tinggalkan Balasan