TAKHTA DAN LUKA Wahh, betapa gemerlapnya takhtamu itu Memukau, berkilau, dan tanpa debu Kemarin engkau berkata, kami mengabdi dan berkorban untuk negeri Tapi kini lukanya…
View More TAKHTA DAN LUKAPopuler
“Mens Rea” dan Kewajiban BerpikirDemokrasi kita ramai. Suaranya keras. Gesturnya meyakinkan. Tapi sering kal...
Pramugari Palsu dan Fenomena Pretensi SosialBanyak orang bertanya apakah fenomena kepura-puraan identitas sosial—sepert...
Akankah Tradisi Keilmuan di Pesantren Tergeser?Perkembangan kajian keislaman di ruang digital dalam beberapa tahun terakhi...
Anti-Burnout dengan Jalur LangitDunia hari ini adalah sebuah mesin raksasa yang tidak pernah tidur. Di bali...
Trending
“Mens Rea” dan Kewajiban BerpikirDemokrasi kita ramai. Suaranya keras. Gesturnya meyakinkan. Tapi sering kal...
