Seraya membawa se-lenjer bambu, senang-senang iba ia menghampiri pohon pisang yang tumbuh di pojok kanan pekarangan depan rumahnya. Senang karena pohon itu membuahkan epek pisang…
View More Pengakuan Sebatang Pohon PisangPopuler
Korupsi Sang KiaiGaung zikir dan munajat dari masjid seperti suara gemuruh yang datang dari...
Normalisasi dan Krisis Etika di PesantrenBelakangan ini, saya beberapa kali mendengar santri membahas fenomena yang...
Logika, Iman, dan Kitab KuningDi banyak ruang diskusi keagamaan, terutama yang bersentuhan dengan dunia p...
Hafalan, Nalar, dan Tantangan Abad DigitalPondok pesantren sejak awal berdiri dibangun di atas dua tiang utama, yaitu...
MBG dan Ironi Guru HonorerBelakangan ini viral postingan dan video tentang gaji guru honorer yang dib...
Trending
Tuhan, Kepalsuan, dan Sinisme NietzscheDi tengah iklim intelektual pesantren yang mulai terbuka pada dialog lintas...
TUHAN DI SAKU CELANATUHAN DI SAKU CELANA Agama kini cuma stempel di kartu Diselip di dompet, ku...
