Dengan tangan kiri mengapit sebatang kretek Lelaki berkepala sunyi itu menuliskan memoir: Kepadamu manis-getir yang tak jemu kurindukan Berbicaralah dengan bahasa fetus sebelum ia dilontarkan…
View More MEMOAR WAKTUPopuler
“Mens Rea” dan Kewajiban BerpikirDemokrasi kita ramai. Suaranya keras. Gesturnya meyakinkan. Tapi sering kal...
Pramugari Palsu dan Fenomena Pretensi SosialBanyak orang bertanya apakah fenomena kepura-puraan identitas sosial—sepert...
Anti-Burnout dengan Jalur LangitDunia hari ini adalah sebuah mesin raksasa yang tidak pernah tidur. Di bali...
Isra Mikraj dan Logika SainsPeradaban modern memiliki satu kebiasaan yang jarang kita sadari, yaitu men...
Isra Mikraj dan Diplomasi LangitSyaikh Ahmad al-Marzuki, dalam lima bait monumentalnya pada kitab Aqidatul...
Trending
Isra Mikraj dan Logika SainsPeradaban modern memiliki satu kebiasaan yang jarang kita sadari, yaitu men...
Perjalanan Sunyi ke Sidratil MuntahaPeristiwa Isra dan Mikraj menempati posisi istimewa dalam khazanah spiritua...
Berida Tutur Menyigi Ingatan: Diskusi Buku Malantiong PawoMalam itu, gerimis sempat turun pelan. Seakan malu melihat semangat para pe...
MALAM MEMBAWA PESANMALAM UTUSAN MEMBAWA PESAN Air mata membasahi tahun demi tahun Mengaliri ha...
Isra Mikraj dan Dekonstruksi Budaya KorupsiSetiap tahun, umat Islam di seluruh dunia merayakan Isra Mikraj sebagai sal...
