Aku hanya mampu menikmati kepedihan yang terus menggerogoti sekujur kebahagiaan. Pun, aku tidak tahu harus merengek pada siapa, harus berkeluh pada siapa, harus merintih pada…
View More Hati yang RisauPopuler
Surat dari Perjalanan PulangRencana saya untuk pulang ke Yogyakarta sesungguhnya sudah lama dicanangkan...
Teologi Harapan di Tengah Krisis GlobalMomen pergantian tahun seringkali terjebak dalam dua kutub ekstrem, selebra...
Lelaki yang Menunggu Mati di Malam Tahun BaruMenjelang tahun baru Mbah Dibyo nampak bersih-bersih rumahnya, seakan ada t...
Di Hadapan Mata Sang KalaPagi ini, 6 Januari 2026, di Al-Zastrouw Library, saya membaca kembali saja...
Trending
Akankah Tradisi Keilmuan di Pesantren Tergeser?Perkembangan kajian keislaman di ruang digital dalam beberapa tahun terakhi...
Penutupan Rutinan Ngaji Kemis Legi di LirboyoSuasana khidmat bercampur rindu menyelimuti Aula Al-Muktamar Pondok Pesantr...
