SULUK SANTRI

sebelum berwajah coklat
ia sekumpulan merah kenangan yang
babak belur dihantam panas matahari,
daun-daunnya gugur ke sehampar rumput puisi.

kemudian ia dipetik dari tubuh beku
kulitnya dibuang dengan tangan pilu,
lalu dijemur pada panas cemburu.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

dan akhirnya ia terjatuh
paba jurang tubruk rindu
yang kan menjadikannya
hablur bersama masa lalu
hinnga menjadi secangkir kopi
dari secuil empedu.

Baca Juga:   DIKSI HUJAN RINDU

Cabeyan, Juli 2021.

Tinggalkan Balasan