SEMBAHYANG MALAM IBU

876 kali dibaca

IBU DAN ANGKRINGAN

Usia pagi masih dini
Namun kota mulai bising dengan suara kenalpot
Pak qiran sibuk menata gorengnya
Sementara pelanggangan mulai siap siaga
Gorengannya beranika ragam
Mulai dari tempe, tahu, ketela, dan tahu isi
Aku lebih memilih ketela
Hal itu membuat aku rindu
Pada kampung halaman, ibu
Mengingat orang tua menanamnya dengan kasih sayang
Sementara aku membelinya dengan perasan kringatnya
Angkringan adalah saksi di mana aku rindu akan masakan orang ibuku.

Advertisements

Yogyakarta, 18 Desember 2022.

DOA ANAK RANTAU

Di pagi yang diselimuti doa dhuha
Aku ingin bercerita
Tentang semua beban yang menerpa setiap hari-hariku
Bukan, ini buka perihal tugas kuliah
Melainkan rindu akan sosok ibu
Rindu akan sapaan dan tatapan yang meneduhkan
Rindu akan al-Kahfimu dalam tiap jumatmu
Rindu akan suaramu yang melantunkan waqiah di setiap dhuhamu
Rindu akan masakan yang selalu kau sajikan setip pagi
Walaupun kita menatap langit yang sama
Walaupun kita menginjak tanah yang sama
Tetapi percayalah…
Tidak ada yang menyenangkan dari sebuah kata rindu
Rindu yang hanya dapat tersmpaikan lewat doa tanpa adanya pertemuan dan tegur sapa
ibu…
Jika aku boleh mengeluh
Ingin rasanya aku tumpahkan segala keluh kesahku dalam dekapanmu, ibu
Aku ingin mengatakan, bahwa aku tidak baik-baik saja berada jauh darimu
Bahwa aku tak mendapat kesenangan saat memendam perasaan rindu ini
Ibu…
Aku rindu masa kecilku
Aku rindu sapaan dan tatapan keluhmu, dan hal-hal kecil yang kalian lakukan untukku
Ibu…
Doakan aku
Karena sejauh apapun aku pergi
Kaulah alasanku untuk kembali
Engkau adalah rumah tempat aku berteduh untuk menceritakan keluh kesahku.

Baca juga:   Ibu dalam Larikan Puisi

Yogyakrta, 25 November 2022.

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan