ELEGI EKOSISTEM
Di bawah langit yang renta dan pucat,

Bumi merintih dalam kesakitan lembut,
Hijaunya hutan yang tumbuh subur terancam,
Dalam ballet kehidupan, tarian terakhir yang hampir terputus.
Manusia, sang penari tak berperasaan,
Menghisap nafas alam yang semakin tipis,
Ketakutan tersembunyi dalam sebaris puisi,
Ketika mati suri alam merayakan diri.
Solo, 2023.
KEPUNAHAN KALAM
Di sela senandung angin dan embun,
Ketakutan tumbuh dalam kata-kata yang terlupakan,
Kepunahan kalam mengintai dalam kegelapan malam,
Sastra yang terpanggil meratap di antara bintang.
Tinta pena, sekarang luntur menjadi merah darah,
Cerita yang dulu gemilang, kini terancam punah,
