SAJAK SANTRI YANG MATI
–buat AM
aku telah tiada
aku pulang sebagai kabar duka
yang dibaca mata seorang Ibu
lewat sepucuk surat yang dipalsukan

jasadku terbaring
di antara huruf-huruf
tergencet namaku bersuara
dalam bisik rahasia
aku telah kembali pada haribaan sunyi
aku pulang tertidur dalam derai airmata
yang membayang curiga
kudengar dari jauh suara ibuku merintih
menyangsikan kepergianku yang tiba-tiba
adakah kebohongan telah menguburku
di balik kain putih dari jubah santri?
ataukah aku tengah bermimpi
dalam sebuah cerita tentang ketidakadilan?
