duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Hukum Nikah-Hamil dalam Pandangan Islam

Fenomena nikah-hamil kian marak terjadi di Indonesia. Ada kecenderungan malah sudah dianggap lumrah dan seolah-olah telah menjadi bagian dari budaya yang berkembang di masyarakat kita. Padahal, jika terus-menerus dibiarkan, akan terjadi lagi dan lagi pada generasi seterusnya.

Baca Juga:   Tuhan Maha Rasis

Yang dimaksud dengan nikah-hamil di sini ialah perkawinan seorang wanita dengan seorang pria di mana, saat dilakukan akad nikah, yang perempuan dalam kondisi hamil alias hamil di luar nikah. Dalam hal ini, baik yang menikahinya adalah laki-laki yang menghamilinya maupun oleh bukan laki-laki yang menghamilinya.

Advertisements
Cak Tarno

Dalam  hal ini, ulama mazhab sepakat menetapkan hukum perkawinan wanita yang hamil di luar nikah adalah sah, apabila yang menikahinya itu adalah laki-laki yang menghamilinya, dan dibolehkan untuk berhubungan layaknya suami istri pada umumnya. Namun, Ibnu Hazm berpendapat keduanya boleh dikawinkan dan melakukan hubungan bila mereka sudah bertobat dan mengalami hukum dera (cambuk).

Baca Juga:   Kiai Syafaat, “al-Ghazali” dari Jawa

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

There is 1 comment for this article

Tinggalkan Balasan