Berkat Menulis

1.114 kali dibaca

Menulis adalah cara kita menjadi abadi dan menemukan keabadian. Hal itu juga pernah disampaikan Pramoedya Ananta Toer dengan kalimat yang sedikit berbeda. Namun, terlepas dari itu, menulis memang memberikan kepuasan dan kebahagiaan tersendiri bagi beberapa orang.

Banyak sebenarnya alasan kenapa orang menulis, bisa karena hobi, pekerjaan, atau hanya sekadar iseng. Hal itu bersifat nisbi (relatif), tergantung tujuan mereka untuk apa. Menulis juga memberikan kita ruang untuk menuangkan segala gagasan dengan tulisan. Gagasan yang mungkin tidak bisa dimunculkan langsung secara lisan.

Advertisements

Selain itu, menulis juga membuat otak kita mengalami repair (perbaikan). Sebab, ketika menulis, secara sadar atau tidak, otak kita juga aktif terangsang. Otak akan memilah dan memilih mana bahasa yang sesuai untuk ditulis dan disampaikan ke pembaca, di samping, juga mengasah ketajaman argumentasi atau gagasan yang akan dituangkan dalam tulisan.

Baca juga:   Santri dan Alfiyah

Namun, lebih dari itu, rupanya dengan menulis kita juga bisa mendapatkan barokah, baik dari ketulusan usaha menulisnya dan dari tulisan itu sendiri. Ada banyak ganjaran—selain yang disebutkan di atas—yang bisa dirasakan. Seperti yang pernah saya alami di pesantren.

Sedikit saya bercerita sepenggal pengalaman saya pribadi di pesantren. Awal Desember 2021 kemarin, di Pondok Pesantren Salafiyah Ismailiyah Pamekasan, sore menjelang maghrib tampak seperti biasanya. Para santri bersiap-siap untuk shalat berjamaah. Ada yang ngantre di kamar mandi, ada juga yang masih santai dengan dunianya.

Baca juga:   Bila Santri Telat Kiriman

Azan Maghrib lalu berkumandang, lepas dari itu zikir-zikir dilantunkan santri yang sedang bertugas sesuai jadwal. Tak lama kemudian, Kiai Nur Huda (pengasuh Pesantren Salafiyah Ismailiyah) memasuki musala pesantren. Memang sengaja pengasuh ketiga Pesantren Ismailiyah itu tidak mengambil posisi imam. Sebab di pesantren kami, selain salat shubuh, yang bertugas menjadi imam adalah beberapa santri yang memang dipilih oleh kiai sebelumnya.

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Tinggalkan Balasan