Beraksi di Depan Para Diplomat

*Catatan Perjalanan Ki Ageng Ganjur ke Vatikan (8)

Pentas di Lapangan Basilika Santo Petrus dan bernyanyi di hadapan Paus merupakan klimaks dari Roadshow Internasional Ki Ageng Ganjur ke Vatikan. Setelah selesai dari Basilika, rasanya semua beban sudah terlepas. Padahal, hari itu Ganjur masih harus menyelesaikan satu kegiatan yang tak kalah penting, yaitu konser di hadapan para diplomat asing dan tamu undangan di auditorium KBRI Takhta Suci Vatikan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Event yang diselenggarakan oleh KBRI ini dilaksanakan pada Rabu malam, jam 19.30 waktu Vatikan. Selain untuk menggemakan suara perdamaian lintas iman melalui seni budaya, acara ini juga dimaksudkan untuk memperkenalkan budaya Nusantara kepada masyarakat internasional. Meski memiliki bobot yang berbeda dengan yang di Basilika, namun event ini memiliki nilai strategis yang sama.

Berdasarkan informasi dari pihak KBRI, ada puluhan Duta Besar yang telah konfirmasi akan hadir di acara ini. Selain para diplomat, banyak juga mayarakat Indonesia yang konfirmasi hadir. Mereka adalah para romo yang sedang menempuh pendidikan atau bertugas di Vatikan, mahasiswa, dan pejabat KBRI Roma.

Melihat nilai strategis dan para undangan yang akan hadir, dapat dikatakan misi besar Ki Ageng Ganjur dalam roadshow kali ini berpusat pada hari yang sama, Rabu 4 Desember. Sehingga, pada hari itu Ganjur benar-benar kerja ekstra untuk mensukseskan kedua event tersebut.

Bisa dikatakan, event di Lapangan Basilika ibarat upacara ijab kabul. Sedangkkan, yang di KBRI adalah perayaan resepsi. Sebagai rangkaian dari suatu acara, maka acara yang di KBRI juga harus sukses seperti acara di Lapangan Basilika.

Untuk mensukseskan acara tersebut, siang hari sepulang dari Basilika, seluruh personil Ganjur langsung setting peralatan musik, check sound, dan latihan bersama dengan para musisi yang akan kolaborasi.

Pada pagelaran ini, Ganjur akan berkolaborasi dengan satu kelompok musik bernama “Gong Wisnu Swara”, suatu grup musik gamelan yang semua personilnya orang Italia. Selain itu, juga berkolaborasi dengan tiga orang Romo yang sedang belajar di Vatikan. Mereka adalah Romo Tomy, Romo Even, dan Romo Rico.

Tinggalkan Balasan